Keutamaan Membaca Al-Quran

Al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad. Al-Quran merupakan penutup dari kitab-kitab suci Allah yang turun sebelumnya. Karenanya menjadi keharusan umat manusia untuk memahami dan mengamalkan pesan-pesan Ilahi yang terkandung dalam Al-Quran ini.

Perjalanan memahami Al-Quran diawali dengan membaca Kitabullah ini. Dan membaca Al-Quran pun dinilai sebagai ibadah kepada Allah. Pembaca Al-Quran mendapat kebaikan dan pahala yang berlimpah.

Dari Ibnu Mas’ud RA, ia berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, ia mendapat satu kebaikan dan tiap kebaikan mendapat pahala sepuluh kali lipat. Saya tidak berkata alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi, No. 2.835)

Betapa luar biasanya kebaikan dan pahala yang Allah limpahkan bagi pembaca Al-Quran. Saat kita membaca Al-Fatihah saja, yang terdiri dari 113 huruf, ada 113 kebaikan dan 1.130 pahala. Bagaimana pula bila kita membaca 1 juz Al-Quran setiap harinya? Pasti tak terhitung kebaikan dan pahala yang didapatkan.

 

Membaca Al-Quran Tapi Tidak Lancar

Aisyah RA meriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang mahir dalam membaca Al-Quran akan berkumpul bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sedang orang yang terbata-bata dan berat jika membaca Al-Quran, mendapat pahala dua kali lipat.”

Karenanya bagi yang belum lancar membaca Al-Quran janganlah malu untuk terus membaca Al-Quran. Bagi Anda ada dua kali lipat pahala. Dan juga tidaklah patut kita mencela bacaan saudara yang masih terbata-bata atau jelek bacaannya. Susah payahnya dalam membaca Al-Quran memperoleh karunia yang besar di sisi Allah.

Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita untuk berhenti membaca Al-Quran. Bacalah terus Al-Quran, karena kelak di hari kiamat ia akan datang memberi syafaat. Sebagaimana disampaikan oleh Imam Muslim dari Abu Usamah, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Quran, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pembela bagi orang yang mempelajari dan mentaatinya.”

 

0 comments… add one

Leave a Comment