Toko Al-Quran Online
Ilmu-ilmu Qur'an

Menggapai Syafa’at Al-Qur’an

Menangis di saat membaca Al-Qur’an dan di saat bersamanya merupakan perbuatan yang sangat dicintai. Caranya adalah menghadirkan hati ketika membacanya. Dengan merenungi seluruh isi yang ada di dalamnya berupa ancaman dan janji yang sangat mengerikan, serta perjanjian dan pertanggung jawaban di hari kiamat. Kemudian rasakanlah bahwa hal itu sudah sangat dekat sekali. Jika itu tidak membuatmu sedih dan menangis, maka tangisilah dirimu dikarenakan engkau tidak bisa melakukannya. Karena ia adalah musibah terbesar. (Imam Al Ghazali)

Barangsiapa yang ingin sampai pada nikmat kekhusyu’an, dia harus mengarungi lautan tadabbur dan menyelami sungai air mata. Barangsiapa yang hatinya bertadabbur, maka matanya akan berlinangan air mata. Namun orang yang bacaan Al-Qur’annya belum menyentuh perasaannya secara mendalam, maka hatinya akan mengeras dan air matapun akan membeku.

Abdullah bin Ibrahim Al-Luhaidan dalam buku kecil  namun menakjubkan ini telah membuka mata dan hati kita bahwa tangisan hati adalah tadabbur yang menimbulkan rasa takut. Tangisan hati secara pasti akan membuat mata menangis.

Dengan menceritakan kisah teladan para sahabat dan ulama salafushshalih dalam mambaca Al-Qur’an dan mengulanh2 ayatnya, beliauberharap agar kita berusaha seperti mereka. Bila tidak, itu merupakan musibah besar yang telah menimpa diri kita dan kaum muslimin seluruhnya.

Menggapai Syafa’at Al-Qur’an
(Kiat Mentadaburi dan Menangis Ketika Membaca Al-Qur’an)
Penulis        : Manshur bin Muhammad Al-Muqrin dan Abdullah bin Ibrahim Al-Luhaidan
Penerbit     : Daar An-Naba’
Tebal            : 116 Halaman
Harga           : Rp 15,500 13.900

Leave a Reply